Cacingan Bagi Burung Kicau (Nyilet)

Cacingan Bagi Burung Kicau (Nyilet) – Sebelumnya kami telah mengupas secara gamblang tentang gejala dan penyebab dari penyakit cacingan ini. Penyakit yang dapat menyebabkan kematian bagi seekor burung ini memang menjadi momok yang sangat menakutkan jika tidak segera diatasi dengan baik. Maka perlu pemahaman dan antisipasi yang tepat.

Antisipasi dapat dengan membersihkan kandang secara rutin dan tetap menjaga burung dalam kondisi yang prima. Karena burung bisa saja memakan kotorannya sendiri karena kondisi kandang yang kurang terjaga kebersihannya. Maka diperlukan perhatian yang lebih intens lagi khususnya tentang menjaga kebersihan burung ini.

Pada artikel hari ini kami ingin membahas tentang jenis cacing apa saja yang biasanya menyerang burung kicau seperti lovebird, kacer, kenari dan lain sebagainya. Cacing pada awalnya hanya berbentuk larva yang ukurannya sangat kecil sehingga dapat masuk langsung ke dalam mulut burung dan menuju ke saluran penceranaannya.

Baca Juga :
1. Gejala Nyilet atau Cacingan Pada Burung Kicau
2. Penyebab Cacingan Pada Burung
3. Persiapan Sebelum Gantangan
4. Pakan Burung Higienis
5. Manfaat Canary Seed

Cacingan Bagi Burung Kicau (Nyilet)

Konsep cacingan sendiri seperti parasit yang bersarang pada saluran pencernaan yang mana ketika ada makanan datang, cacing tersebut ikut makan dan jika tidak ada makanan yang datang maka cacing-cacing tersebut akan dengan leluasa memakan inti sari yang telah diserap oleh tubuh makhluk hidup.

Berikut ini adalah beberapa jenis cacing yang biasanya masuk ke dalam saluran penceranaan tubuh burung :

  1. Cacing Rambut (Hairworm)
    Bahasa ilmiahnya adalah Capillaria. Cacing ini sering sekali di temukan hidup di dalam kerongkongan, usus dan sekitar tembolok. Cacing ini masuk ke dalam saluran tersebut biasanya karena memakan kotorannya sendiri dan air minnum yang tidak terjaga kebersihannya.
    Jenis cacing yang satu ini termasuk dalam kategori berbahaya karena sulit di sembuhkan.

    Gejalanya :
    – Burung menunjukkan penurunan napsu makan
    – Diare
    – Kurus
  2. Cacing Ampela (Gizzard Worm)
    Dalam bahasa ilmiahnya Acuaria. Biasanya cacing ini terdapat dalam serangga yang dijadikan sebagai ekstra food burung. Seperti jangkrik dan belalang yang mana serangga tersebut telah terinfeksi larva dari cacing ampela.

    Gejalanya :
    – Kematian Mendadak
    – Berat badan menurun
    – Kotoran terdapat lendir
  3. Cacing Pita
    Jenis cacing yang satu ini sangat menyukai tempat-tempat yang lembab. Kerusakan pada dinding usus adalah dampak yang sangat ekstrim dari cacing ini. Gejalanya sama seperti dengan cacing ampela.
  4. Cacing Gelang
    Cacing gelang yang paling berbahaya adalah jenis cacing galli (ascaridiagalli). Cacing ini memiliki panjang tidak lebih dari 3 mm.

    Gejalanya :
    – Lesu
    – Lemas
    – Berhenti Berkembang Biak
    – Diare

    Faktor yang membuat burung cenderung terkena infeksi cacing jenis ini adalah :
    – Usia muda
    – Stress
    – Sering di dalam sangkar
    – Lantai sangkar kotor
    – dll

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *