Tutorial Menghilangkan Serak pada Murai Batu

Tutorial Menghilangkan Serak pada Murai Batu – Ada banyak permasalahan ada ketika merawat burung kicau. Mulai dari masa mabung yang tidak tuntas, penyakit tetelo, burung tidak mau bunyi, over birahi, kurang birahi dan lain sebagainya. Solusi-solusi sudah banyak di sebar di forum diskusi seperti facebook. Sehingga dengan mudah kicau mania menemukannya serta dapat menyelamatkan burung kesayangannya.

Tetapi sedikit berbeda dari penyakit lainnya, suara serak pada burung khususnya murai adalah hal yang mengganggu karena bisa menurunkan kualitas suaranya ketika sedang berkicau. Sehingga kicau mania wajib mengetahui kebiasaan burung dan perkembangannya. Ini perlu sekali agar dapat menghasilkan burung kicauan yang bagus.

Baca Juga : Mengatasi Bulu Burung Yang Kusam

Murai adalah salah satu dari semua burung kicau yang ada di dunia. Ciri khas dari murai ini memiliki ekor yang panjang menjuntai dan warna-warna dengan perpaduan yang indah. Sehingga setiap orang mau merogoh koceknya dalam-dalam untuk mendapatkan burung ini.

Sebenarnya penyebab serak pada burung secara dominan adalah karena beberapa hal berikut ini :

1. Pakan yang kotor

Pakan adalah hal yang sangat krusial bagi seekor burung kicau karena pakan langsung masuk ke dalam tubuh dan dicerna layaknya sistem metabolisme pada anatomi tubuh manusia. Pakan yang kotor dan tidak higienis, pemberian kroto yang basi. Voer juga dapat menyebabkan serak pada burung murai, jika serak dikarena pakan kroto maka gantilah dengan yang baru dan jika karena voer maka beralihlah ke Viral Voer Kuning dan Viral Voer Hijau.

2. Saluran Pernapasan

Masalah saluran pernapasan pada burung biasanya terjadi karena pemilik jarang membersihkan kandang. Kotoran burung, sisa pakan yang tidak dibersihkan dapat mengundang parasit serta bakteri yang bisa timbul karena kurang bersihnya kandang. Ketika kandang tertiup angin maka bakteri tersebut dapat masuk ke dalam saluran pernapasannya.

Cara mengatasinya cukup sederhana, bisa dengan membersihkan kandang secara total dan memastikan kebersihannya selalu terjaga atau rutin membersihkannya.

3. Sirkulasi Udara

Sirkulasi yang jelek pada sangkar juga dapat menyebabkan suara serak pada burung. Nah cirinya adalah sedikitnya fentilasi pada sangkar burung. Jika sangkar kotor dan sirkulasi udara jelek maka seluruh bakteri dengan mudah masuk ke dalam tubuh burung.

4. Sering Lomba

Layaknya manusia jika dia terlalu sering teriak-teriak maka suaranya pun akan serak bahkan habis. Burung pun demikian, jika terlalu sering di lombakan dan burung bertemu dengan musuh-musuhnya maka dia akan menunjukkan performa terbaiknya agar tidak kalah dengan burung lainnya.

Resikonya suara burung akan serak karena dia akan mengeluarkan frekuensi tinggi untuk menunjukkan kemampuannya.

5. Jemur

Suara serak pada burung karena terlalu lama dijemur adalah masalah yang klasik dan jangan melakukan penjemuran diatas jam 10 siang, karena suhunya sudah terlalu panas untuk berjemur.

Nah setelah tau penyebab suara serak pada murai batu maka sekarang giliran gimana sih caranya menghilangkan serak murai? Simpel aja kok. Cukup dengan jahe dan kencur.

Geprek jahe dan siapkan 2 gelas air lalu rebus hingga mendidih. Setelah mendidih masukan jahe dan kencur tadi. Lalu tunggu hingga menyisakan satu gelas saja kemudian tiriskan. Kemudian saring dan biarkan dingin atau suhu ruangan saja.

Lalu berikan kepada burung dengan cara sebagai ganti dari air minum yang biasanya dipakai.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *